Sedih Boleh Goblok Jangan
Masih berlatarkan malam hari ini (Senin, 4 Agustus 2020). Tata dan Krama kembali bersua di bawah rindangnya bulan dan bintang di sudut ibu kota provinsi. Di sebuah kedai kopi dengan dua barista yang sibuk meracik bercangkir-cangkir kopi. Tata dan Krama memulai aksinya untuk mengeluarkan keluh dan kesah satu sama lain. Kedua sahabat itu sudah tidak asing dengan pembahasan yang akan diangkat dalam malam itu. Kalau tidak tentang organisasi mereka, politik, kesehatan, budaya, trending twitter, tetapi juga cinta. Ya begitulah, mereka memang sahabat tetapi bahasannya sangat luas. Malam itu Krama sedang mengalami kegelisahan. Hidupnya tiba-tiba hancur oleh sebab seseorang. Seseorang yang telah ia perjuangkan selama bertahun-tahun. Kekasihnya tiba-tiba memutuskannya hanya dengan kata karena 'bosan'. Sungguh alasan yang tidak logis dan kekanakan batin keduanya. Krama : Ya Allah opo salahku coba cil, aku wes berjuang digae arek e Tata : Emang awamu berjuang opo ae? Krama : Aku wes mes...


